Dewasa ini, menonton live video streaming merupakan hal yang sedang digandrungi oleh beberapa pengguna internet, karena kita dapat melihat aktifitas yang sedang dilakukan oleh orang yang kita gemari secara langsung. Tak heran jika live video streaming begitu digemari. Hal ini memicu Twitter untuk meluncurkan aplikasi bernama Periscope. Periscope memang bukan merupakan aplikasi pertama yang diluncurkan oleh layanan microblogging ini, sebelumnya Twitter telah membeli aplikasi video bernama Vine. Melalui Periscope, sekarang Anda dapat menyiarkan atau membagikan video yang diambil dari smartphone secara langsung ke seluruh dunia. Selain itu, Anda pun akan tetap update karena dapat menonton siaran langsung dari mana saja.

Periscope sendiri dikembangkan oleh dua orang, yaitu Kayvon Beykpour dan Joe Bernstein. Meskipun masih dalam tahap beta dan belum dirilis kepada publik, namun Periscope telah membuat perusahaan Twitter tertarik, sehingga aplikasi ini kini dimiliki oleh Twitter dengan harga $100 juta di bulan Maret lalu. Di bawah bendera Twitter, Periscope kemudian memulai debut di toko aplikasi App Store pada 26 Maret dan diteruskan ke Android sebulan kemudian.

Konsep utama dari Periscope adalah jejaring sosial. Pengguna dapat menonton berbagai tayangan video live dengan leluasa karena diakses secara langsung dari smartphone. Saat menonton video, Anda juga dapat memberikan rating atau komentar pada video terkait dengan cara mudah. Selain itu, terdapat pula fitur follow dimana Anda dapat mengikuti pengguna Periscope lain sehingga mengetahui lebih update jika orang yang Anda follow membagikan video baru kepada publik. Intip info detail tentang fitur-fitur dari Periscope :

Integrasi ke Twitter

Ini mudah bagi Twitter karena Periscope memang milik mereka. Integrasi ini membuat Periscope menjalani debut dengan mudah. Berkat dari efek viral di jejaring sosial induk, Twitter yang mempunyai basis pengguna aktif yang memang sangat besar. Selain itu, pengguna juga diintegrasikan ke Twitter saat pertama kali mencoba Periscope, menyiarkan atau membagikan tautan video.

Komescreen322x572ntar

Follower Twitter yang menyaksiksan video dan memutuskan untuk ikut menggunakan Periscope dapat meninggalkan komentar dan saling membagikan video. Fitur ini dianggap penting, sebab menjadi satu-satunya media bagi pemilik video dan penonton untuk saling berkomunikasi.

Replay

Pemilik video dapat memutuskan untuk mengaktifkan fitur ini jika dirasa perlu. Sehingga followerdapat menyaksikan kembali tayangan saat diinginkan. Namun video yang menggunakan fitur replay hanya akan aktif selama 24 jam.

Privasi

Yang tak kalah penting adalah fitur privasi, dimana pengguna dapat mengatur bagaimana tayangannya akan diakses oleh follower. Ada opsi Private yang dapat dipergunakan jika tayangan hanya dikhususkan untuk beberapa pengguna.

Notifikasi

Fitur notifikasi ini erat hubungannya dengan integrasi Twitter. Pasalnya, Periscope akan memberikan saran pengguna untuk diikuti berdasarkan jaringan di akun Twitter. Tetapi pengguna tetap memegang kendali dalam memutuskan akan mengikuti siapa. Termasuk kendali soal notifikasi siaran live terbaru dari mereka yang diikuti.

Hearts

Jika Facebook menggunakan ikon jempol untuk menunjukkan rasa suka pengguna terhadap sebuah postingan. Periscope screen322x572 (3)memilih menggunakan Hearts atau hati. Makin banyak hati yang didapat berarti makin banyak follower yang suka dan makin besar kesempatan untuk masuk ke daftar “Most Loved”, sebuah halaman khusus yang berisikan video-video favorit.

Bagaimana Cara Kerja Periscope?

Cara kerja Periscope sangat sederhana, tidak rumit. Ketika aplikasi sudah terpasang di dalam perangkat. Pengguna sebaiknya menghubungkan aplikasi dengan akun Twitter terlebih dahulu untuk mempermudah notifikasi saat siaran dimulai. Ketika dijalankan, akan ada sebuah tombol di tengah-tengah aplikasi. Saat ditekan, maka kamera akan langsung bekerja. Anda dapat berpindah dari kamera belakang ke depan atau sebaliknya sambil memberikan deskripsi jika perlu.

Sebelum streaming dimulai, tentukan dahulu siapa saja yang dapat menyaksikan video tersebut. Nantinya pengguna yang dipilih baik private ataupun publik akan memperoleh notifikasi bahwa siaran telah dimulai.

Yang membuat Periscope berbeda, ketika pengguna selesai menyiarkan video, mereka dapat membagikan tautan ke follower Twitter. Mereka yang ketinggalan tetap dapat menyaksikan kembali melalui fitur Replay dengan batas maksimum 24 jam.

Namun, menurut ahli layanan sejenis periscope itu jelas sangat memakan kuota atau data.

“Saya menyiarkan streaming video selama 11 menit menggunakan koneksi 4G dan saya menggunakan data sebanyak 250MB,” kata wartawan BBC Click, Kate Russell.

“Bila anda asal menonton siaran orang lain selama setengah jam saja, itu memakan sebanyak 400MB data. Jadi bila anda menggunakan paket layanan dengan kuota kecil, anda harus sadar data sebanyak apakah yang terpakai untuk itu.”

Setiap aplikasi pastinya memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing, namun dengan keunikannya, Periscope tetaplah aplikasi yang wajib dijajal.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

­­